Semangat Kemandirian Kelompok Tani Dukung Penerapan PM-AAS di Desa Buntumalangka
MAMASA-BRMP Sulawesi Barat menghadiri kegiatan penanaman Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Buntumalangka, Kecamatan Buntumalangka, Kabupaten Mamasa. Kegiatan dilaksanakan pada salah satu lahan kelompok tani binaan Penyuluh Pertanian setempat sebagai bagian dari upaya mendorong penerapan teknologi dan budidaya pertanian modern di wilayah Kabupaten Mamasa.
Penanaman dilakukan secara swadaya dan mandiri oleh kelompok tani dengan menggunakan varietas Inpari 33. Meskipun tanpa dukungan bantuan sarana produksi, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat dan antusiasme kelompok tani untuk tetap melaksanakan penanaman sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program peningkatan produksi dan produktivitas pertanian melalui PM-AAS.
Pada tahap persiapan lahan, kelompok tani telah melakukan pengaplikasian dolomit dan pupuk organik sebelum penanaman. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperbaiki kondisi dan kesuburan tanah sehingga dapat menciptakan lingkungan tumbuh yang lebih optimal bagi tanaman padi.
Semangat dan kemandirian kelompok tani menjadi hal yang menarik dalam pelaksanaan kegiatan ini. Meskipun Kabupaten Mamasa memiliki karakteristik topografi dan kondisi geografis yang berbeda dibandingkan dengan wilayah kabupaten lainnya di Sulawesi Barat, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang bagi petani untuk terus berupaya mengembangkan usaha pertanian dan mendukung pelaksanaan program PM-AAS.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen, gotong royong, dan kemandirian kelompok tani dalam mendukung program pemerintah. Dengan pendampingan Penyuluh Pertanian serta pengelolaan lahan yang dilakukan secara mandiri, pertanaman varietas Inpari 33 diharapkan dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang optimal.
Semangat kelompok tani di Desa Buntumalangka diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya bahwa keterbatasan dukungan sarana produksi maupun kondisi topografi bukanlah penghalang untuk terus bergerak, berinovasi, dan meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan PM-AAS.(L)